Kurangi Potensi Penularan Korona, TransJakarta Buat Kebijakan Ini

Ilustrasi di dalam TransJakarta
Ilustrasi di dalam TransJakarta

Penyebaran virus korona atau Covid-19 telah membuat masyarakat kian peduli pada kebersihan dan kesehatan. Semangat kebersamaan melawan korona juga terlihat dari sikap satu sama lain yang saling mengingatkan untuk hidup bersih.

Sejalan dengan itu, Pemerintah pun menerapkan sejumlah kebijakan yang bertujuan untuk mengurangi potensi penularan korona. Salah satunya adalah imbauan untuk perusahaan agar memerintahkan karyawannya bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Namun tak bisa dimungkiri bahwa tak semua perusahaan bisa menerapkan WFH ini. Akhirnya beberapa harus masuk kantor dan naik transportasi umum seperti biasa.

Tenang, selama kamu menjaga kebersihan dan kesehatan, aman kok naik transportasi umum. Apalagi perusahaan penyedia transportasi juga sudah membuat kebijakan yang mendukung upaya pencegahan penularan korona.

PT TransJakarta, misalnya, mulai hari ini hanya menerima pembayaran nontunai saja. Hal ini disampaikan Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT TransJakarta Nadia Diposanjoyo kepada awak media. Menurutnya, kebijakan ini bisa mengurangi potensi penularan virus korona yang memang semakin massif.

"Mulai Kamis, 19 Maret 2020, menutup semua bentuk transaksi dengan menggunakan uang tunai dalam aktivitas isi ulang atau top up uang elektronik serta pembelian kartu perdana," kata dia, seperti dikutip dari rilis yang diterima, Rabu (18/3).

Kebijakan ini, kata Nadia, akan diberlakukan sementara waktu. Ia berharap agar seluruh pengguna memastikan dulu saldo uang elektroniknya cukup sebelum menaiki bus TransJakarta.

Nah beruntung bagi kamu yang punya Flazz BCA. Sebab kamu bisa mengisi ulang atau top up dengan debit di EDC BCA yang tersedia di sejumlah tempat.

Kamu juga bisa kok top up Flazz di minimarket atau mesin ATM BCA terdekat. Manfaatkan layanan di BCA mobile untuk tahu lokasi ATM terdekat atau klik https://www.bca.co.id/id/topupflazz untuk info lebih lengkap.

Nah, sekarang, untuk menambah kenyamanan kamu naik TransJakarta, simak yuk:

Tips Aman Naik TransJakarta

1. Kurangi Main Ponsel, Apalagi Ponsel Orang

Kata ahli, ada baiknya kamu tidak menggunakan gawai saat naik kendaraan umum. Kebiasaan satu ini pasti susah banget. Tapi tahukah kamu kalau hal ini ternyata demi melindungi diri kita dari penyakit?

Untuk melatih kamu, cobalah untuk membiasakan diri menaruh HP di tempat yang sulit dijangkau di dalam tas. Cari lokasi yang paling dalam yang bikin kamu ribet mengeluarkan HP. Rajin-rajinlah membersihkan ponsel dengan lap atau tisu antimikroba secara berkala setelah digunakan.

2. Tahan Diri Jangan Pegang Wajah, Apalagi Wajah Orang

Ingat, mulut, mata, dan hidung adalah pintu masuk berbagai penyakit menular. Saat tangan yang kotor memegang beberapa bagian wajah, virus yang menempel di benda sekitar tanpa sengaja bisa masuk ke tubuh.

Maka dari itu, yuk sebisa mungkin jangan memegang wajah saat kondisi tangan belum benar-benar bersih. Apalagi sampai memegang wajah orang.

3. Berlindung dari Paparan Batuk atau Bersin

Meski tidak nyaman, kamu harus melakukannya. Ada baiknya hindari dulu saat seseorang batuk atau bersin tanpa masker. Tak perlu sungkan untuk bergeser ke sisi yang berjauhan dari sumber penyakit tersebut.

Namun kalau TransJakarta penuh dan mau pindah saja susah, upayakan buang muka kamu dari sumber tersebut ke arah berlawanan. Lupakan dia meski ganteng atau cantik sekalipun.

4. Minimalisir Menyentuh Tiang, Pegangan, Pintu, atau Kursi

Bukan enggak boleh ya, tapi baiknya kurangi intensitas kontak dengan tiang, pegangan, pintu, atau kursi di TransJakarta. Tapi kalaupun terpaksa butuh pegangan, gunakan tisu untuk mengakses pegangan tersebut. Sediakan hand sanitizer selepas turun atau mampirlah ke toilet dan bersihkan tanganmu dengan sabun.

5. Jangan Makan atau Minum, Cukup Dibayangkan Saja

Makan atau minum di TransJakarta memang sudah dilarang. Jadi buat apa diperdebatkan lagi? Kalau makan baiknya di rumah. Lebih bersih, terjaga, dan murah. Lagipula untuk makan atau minum itu kan bisa jadi kamu menyentuh mulut.

6. Bersihkan Tangan Setelah Turun

Seperti disampaikan sebelumnya, cuci tanganlah pakai sabun dan air mengalir selama 20 detik. Bisa juga gunakan hand sanitizer berbasis alkohol.

Nah, untuk mencegah tangan kering akibat sering-sering membersihkan tangan dengan sabun atau hand sanitizer, gunakan pelembab. Jangan bosan cuci tangan. Selama bukan saldo yang bersih, semua itu demi kebaikan kita.