Lakukan Ini Kalau Terpaksa Banget Naik Transportasi Umum

Ilustrasi
Ilustrasi

Mungkin kamu sudah lihat berita-berita di berbagai media yang menggambarkan betapa sibuknya semua negara menghadapi virus korona. Sebagai warga negara yang baik, tentunya anak muda seperti kita harus turut berpartisipasi.

Beberapa kebijakan yang didorong pemerintah sebagai satu bentuk upaya mengurangi potensi penyebaran virus adalah dengan kerja di rumah, mengurangi aktivitas di luar, serta menunda bepergian termasuk liburan.

Tapi tak bisa dimungkiri. Tidak semua perusahaan bisa menerapkan kebijakan karyawannya kerja di rumah. Akhirnya, mereka yang tetap harus masuk pun hanya bisa memaksimalkan perlindungan diri dengan mengenakan masker, mengonsumsi vitamin, dan segala hal yang berhubungan dengan penguatan daya tahan tubuh.

Lalu bagaimana dengan kamu? Masih harus ke kantor?

Jika memang kamu termasuk karyawan yang tetap harus ke kantor dan terpaksa menggunakan transportasi umum, tenanglah. Pastikan saja bahwa kamu sudah meningkatkan kewaspadaan.

Peningkatan kewaspadaan tersebut penting, mengingat beberapa penyakit gampang menular lewat cipratan dahak atau bersin (droplet) dari jarak dua meter.

Mengutip dari Live Science, beberapa virus dari droplet bisa bertahan di atas permukaan benda seperti logam atau plastik selama beberapa waktu. Studi tersebut juga mengatakan bahwa virus flu bisa bertahan di atas permukaan benda selama dua hari.

Kalau virus korona? Kemampuan bertahan biang penyakit SARS dan MERS ini di atas permukaan benda dikatakan bisa sampai sembilan hari. Akan tetapi, virus-virus tersebut bisa mati dalam waktu satu menit saat dibersihkan dengan cairan disinfektan.

Maka dari itu di sejumlah negara lain seperti Amerika Serikat, Jepang, Iran, Italia, termasuk Indonesia, telah menerapkan kebijakan sterilisasi atau membersihkan kendaraan umum dengan cairan disinfektan untuk mencegah penularan penyakit.

Kemarin, PT KAI juga sudah membersihkan gerbong-gerbong commuter line kok. Semoga saja hal ini rutin dilakukan terus ya.

Lalu apa yang bisa dilakukan untuk setidaknya menambah keyakinan bahwa kita aman menggunakan transportasi umum? Simak yuk beberapa cara untuk melindungi diri agar tidak gampang tertular penyakit saat naik kendaraan umum seperti dilansir Business Insider.

1. Kurangi main ponsel

Kata ahli, ada baiknya kamu tidak menggunakan gawai saat naik kendaraan umum. Kebiasaan satu ini pasti susah banget. Tapi tahukah kamu kalau hal ini ternyata demi melindungi diri dari penyakit?

Untuk melatih kamu, cobalah untuk membiasakan diri menaruh HP di tempat yang sulit dijangkau di dalam tas. Rajin-rajinlah membersihkan ponsel dengan lap atau tisu antimikroba secara berkala setelah digunakan.

2. Tahan diri jangan memegang wajah

Ingat, mulut, mata, dan hidung adalah pintu masuk berbagai penyakit menular. Saat tangan yang kotor memegang beberapa bagian wajah, virus yang menempel di benda sekitar tanpa sengaja bisa masuk ke tubuh.

Maka dari itu, yuk sebisa mungkin jangan memegang wajah saat kondisi tangan belum benar-benar bersih. Apalagi saat di transportasi umum.

3. Berlindung dari paparan batuk atau bersin

Meski tidak nyaman, kamu harus melakukannya. Ada baiknya hindari dulu saat seseorang batuk atau bersin tanpa masker. Tak perlu sungkan untuk bergeser ke sisi yang berjauhan dari sumber penyakit tersebut.

Namun kalau kamu berada di transportasi yang penuh, buang muka dari sumber tersebut ke arah berlawanan.

4. Minimalisir menyentuh tiang, pegangan, pintu, atau kursi

Kurangi intensitas kontak dengan tiang, pegangan, pintu, atau kursi di transportasi publik yang belum terjamin kebersihannya. Malah kalau bisa jangan pegangan dulu.

Kalaupun tak sengaja butuh pegangan, gunakan tisu untuk mengakses pegangan tersebut. Atau sediakan hand sanitizer selepas turun atau mampirlah ke toilet dan bersihkan tanganmu dengan sabun.

5. Jangan makan atau minum

Makan atau minum saat naik angkutan umum mungkin memang sudah dilarang. Hal ini sudah bagus lantaran bisa memperbesar kemungkinan tertular. Pasalnya, saat kamu makan atau minum, bisa jadi kamu menyentuh mulut.

6. Bersihkan tangan setelah turun

Seperti disampaikan sebelumnya, cuci tanganlah pakai sabun dan air mengalir selama 20 detik. Bisa juga gunakan hand sanitizer berbasis alkohol.

Nah, untuk mencegah tangan kering akibat sering-sering membersihkan tangan dengan sabun atau hand sanitizer, gunakan pelembab.

7. Bersihkan barang bawaan

Berlebihan? Untuk saat ini lebih baik seperti itu. Jika kamu membawa tas atau barang bawaan saat naik angkutan umum, sebisa mungkin tenteng dan tidak menaruhnya di lantai atau permukaan yang belum terjamin kebersihannya. Kalau perlu bersihkan begitu turun.

Selain 7 hal tadi, cara terbaik melindungi diri agar tidak gampang tertular penyakit tentu saja dengan meningkatkan daya tahan tubuh. Konsumsilah makanan bergizi lengkap dan seimbang serta tidur yang cukup agar imunitas tetap prima.

Dorong diri kamu untuk mau memeriksakan diri ke rumah sakit apabila merasakan gejala-gejala terjangkit korona. Apabila ternyata kamu dinyatakan positif, segera minta pihak rumah sakit lakukan tindakan.

Manfaatkan juga layanan khusus rawat inap Rp1,5 juta per hari (sampai 30 hari) bila kamu Tertanggung Polis AIA. Hubungi Halo BCA 15000888 dan klik tautan ini untuk informasi soal layanan asuransi yang bekerja sama dengan BCA.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.