Ojol Makin Mahal, Ini Tips Hemat Gunakan Transportasi Jabodetabek

Tios hemat naik transportasi di Jabodetabek
Tios hemat naik transportasi di Jabodetabek

Setelah Kementerian Perhubungan memutuskan tarif dasar ojek online naik, dampaknya ternyata cukup terasa. Sejumlah masyarakat mulai menunjukkan kegelisahannya. Beberapa juga mulai mencari tahu transportasi alternatif untuk bisa cepat sampai ke kantor namun tetap hemat.

Namun jangan panik dulu. Terlepas dari naik tidaknya ongkos ojol, sebenarnya pengeluaran kamu untuk transportasi tetap bisa menguras keuangan kamu. Maka dari itu, mengatur strategi untuk berhemat dalam bertransportasi juga diperlukan.

Lalu bagaimana sih cara menghemat pengeluaraan biaya transportasi? Simak 5 tips berikut ini.

1. Total biaya transportasi bulanan kamu

Pertama kamu hitung dulu perkiraan pengeluaran per bulan. Untuk warga Jabodetabek, umumnya memang memanfaatkan commuter line. Murah, tapi tetap harus masuk hitungan.

Sekarang begini. Katakan kamu berasal dari Bogor. Sedangkan kantor kamu di Sudirman. Dari rumah ke Stasiun Bogor kamu menggunakan motor pribadi. Berarti hitungannya kurang lebih seperti ini:

- Bensin ke stasiun : Rp5.000

- Parkir di stasiun : Rp8.000

- Commuter Line Bogor - Sudirman: Rp12.000

- Ojek ke kantor: Rp15 ribu

- Total biaya transportasi per hari = Rp40.000

Jika dikalikan 25 hari kerja, total biaya yang kamu keluarkan Rp1.000.000. Nah, silakan kurangi biaya tersebut dari gaji kamu.

2. Naik transportasi paling murah

Jika jumlah seperti pada poin pertama terasa besar, kamu bisa menghemat dengan memilih transportasi lebih murah. Misalnya dengan mengganti pilihan ojek dengan bus dalam kota atau TransJakarta. Dua transportasi umum ini bisa lebih murah dibanding ojek online. TransJakarta bahkan masih ada yang mematok tarif Rp3500.

3. Gunakan promo untuk transportasi online

Jika memang memilih ojek online, jangan pernah sia-siakan promo yang kerap diberikan perusahaan transportasi berbasis aplikasi. Kamu juga bisa memanfaatkan reward point yang juga didapat pada setiap pemakaian ojek online.

Bahkan saat ini penyedia layanan dompet digital juga sering memberikan potongan harga. Jadi rajin-rajinlah mencari promo.

4. Memilih BBM yang lebih hemat

Nah, jika commuter line sudah terlalu desak-desakan, sebenarnya tidak masalah kalau kamu memilih menggunakan kendaraan pribadi. Kamu juga bisa tetap hemat. Caranya dengan memilih jenis bahan bakar.

Terkadang ada promo khusus yang diberikan pihak operator penyedia bahan bakar. SPBU tertentu juga sering bekerja sama dengan perbankan untuk memberikan diskon setiap penggunaan produk seperti Kartu Kredit.

5. Menggunakan satu kartu pembayaran elektronik

Terkadang memiliki banyak kartu membuat arus uang menjadi berantakan. Misalnya di kartu yang satu masih ada sisa saldo, tapi di kartu lainnya juga begitu. Sudah begitu semuanya tidak mencapai batas minimum yang telah ditentukan. Akhirnya kamu malah tidak bisa memakainya.

Untuk itu, ada baiknya memusatkan uang elektronik pada satu kartu saja. Tentunya yang dapat digunakan untuk macam-macam pembayaran.

Nah, salah satunya kamu bisa mencoba Kartu Flazz BCA. Kartu ini bisa kamu gunakan untuk pembayaran tol, TransJakarta, bahkan moda transportasi baru Mass Rapid Transportation (MRT).

Kalau kamu belum mempunyai Flazz BCA, bisa segera mendapatkannya di kantor cabang BCA atau stand/outlet merchant penjualan Flazz terdekat, serta secara online di Blibli dan Dinomarket.

Ingat, kalau kamu bisa berhemat soal biaya transportasi, tentunya pendapatan bulanan kamu bisa dipakai untuk kebutuhan yang lain, bukan?