Serba-serbi Tilang Elektronik ETLE

Papan peringatan memasuki kawasan tilang elektronik (Foto: Antyo Rentjoko / Lokadata.id)
Papan peringatan memasuki kawasan tilang elektronik (Foto: Antyo Rentjoko / Lokadata.id)

Kalau lihat kilatan kamera saat berkendara di jalan raya, enggak perlu sampai bergaya. Lebih baik sadar diri dan patuhi semua peraturan lalu lintas. Sebab bisa jadi kamu sedang dipantau kamera ETLE, lho.

Tenang, ETLE bukan kamera untuk memata-matai privasi kamu kok. ETLE diimplementasikan sebagai langkah untuk menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi para pengguna jalan.

Nah, buat kamu yang belum tahu tentang ETLE, kenalan yuk.

Apa itu ETLE?

ETLE atau Electronic Traffic Law Enforcement merupakan implementasi teknologi untuk mencatat pelanggaran-pelanggaran dalam berlalu lintas secara elektronik untuk mendukung keamanan, ketertiban, keselamatan dalam berlalu lintas.

Sistem ETLE bukan sesuatu yang baru karena sudah mulai diaplikasikan di Ibu Kota sejak Oktober 2018. Hanya saja saat itu kamera pengawas ETLE masih sedikit, tepatnya hanya 3 titik di sekitar Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Sekarang, sudah ada 57 kamera ETLE yang terpasang dan dalam waktu dekat akan ada 41 kamera ETLE baru yang dipasang di berbagai ruas jalan di Jakarta dan sekitarnya, termasuk di jalan tol.

Mengapa Harus Ada ETLE?

Menurut Direktorat Lalu Linta Polda Metro Jaya, berdasarkan pemetaan data kecelakaan yang dilakukan menunjukkan adanya keterkaitan antara tingginya pelanggaran lalu lintas dengan kecelakaan fatal yang terjadi.

Sehingga, hadirnya ETLE diharapkan mampu menekan angka pelanggaran lalu lintas yang terjadi sekaligus meminimalisir terjadinya kecelakaan fatal. Minimnya pelanggaran secara otomatis dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan para pengguna jalan.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.