Suhu Panas Juli 2021 Bikin Tagihan Agustus Membengkak?

Suhu panas membuat penggunaan AC makin tinggi
Suhu panas membuat penggunaan AC makin tinggi

Sudah cek tagihan bulan Agustus belum? Merasa pengeluaran jadi lebih banyak? Benarkah ada hubungannya dengan kabar bahwa Juli 2021 jadi bulan terpanas sepanjang 142 tahun? Kita bahas yuk.

Berdasarkan data Pusat Informasi Lingkungan Nasional Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA), bulan Juli 2021 merupakan yang paling panas sejak 1880. Ahli iklim NOAA Ahira Sanchez-Lugo mengatakan Juli kemarin lebih hangat 0,93 derajat Celcius dibandingkan suhu Bumi rata-rata yakni 16,73 derajat Celcius.

"Juli biasanya memang menjadi bulan terpanas di dunia. Tapi Juli 2021 menjadi yang terpanas dari seluruh Juli dan bulan-bulan lainnya dalam catatan kami," demikian pernyataan NOAA seperti dilansir AP.

Nah, bicara soal suhu panas, sadarkah kamu kalau ternyata hal ini berpotensi mempengaruhi pengeluaran bulanan kita? Berikut beberapa pengeluaran ekstra yang bisa terjadi karena suhu panas.

1. AC Nonstop = Tagihan Listrik Bengkak

Dengan adanya kebijakan PPKM, banyak yang kembali bekerja dari rumah alias WFH. Saking panasnya, AC pun menyala nonstop demi kenyamanan. Akibatnya tagihan listrik pun membengkak. Belum lagi, penggunaan AC yang terlalu over membuat jadwal perawatan jadi maju lebih cepat.

2. Es Kopi

Bisa jadi kita juga jadi lebih sering memesan es kopi atau minuman segar lainnya via online. Dengan rata-rata pengeluaran Rp15-45 ribu per hari, tentu saja keuangan kamu jadi terancam.

3. Servis Kendaraan karena Kendaraan Jadi Lebih Cepat Rusak

Tahukah kamu, ketika udara sekitar lebih dingin, oksigen yang masuk ke dalam intake lebih padat. Dengan oksigen yang lebih baik, proses pembakaran jadi lebih baik dan tenaga yang dihasilkan lebih besar.

Tapi saat cuaca panas, mesin jadi bekerja di atas suhu optimalnya. Piston memuai dan suhu oli meninggi sehingga membuat efek pelumasan ikut menurun. Ujungnya, gaya gesek semakin besar, kinerja mesin lebih berat, potensi mesin lebih cepat rusak semakin tinggi.

4. Biaya Perawatan Kulit

Bagi sebagian orang, udara panas ternyata bisa membuat kulit bermasalah. Iritasi bakal rentan terjadi karena kulit cenderung kering akibat kehilangan kelembapan.

Beberapa yang peduli pada perawatan kulitnya, akan berupaya menjaga kelembapan kulit, terutama saat keluar rumah. Penggunaan pelembap atau moisturizer plus tabir surya pun jadi lebih boros.

5. Apa-apa Pesan Online

Saking malasnya keluar rumah karena suhu panas, beberapa orang akhirnya mengandalkan layanan pengiriman. Baik saat memesan makanan, mengirimkan barang, dan lain-lain.

Nah, itu tadi, beberapa contoh yang membuat pengeluaran jadi lebih besar karena cuaca panas. Bagaimana menurutmu?

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.