Surga Kuliner, Alasan Kamu Harus Turun di Stasiun MRT Blok M-BCA

Peta  kuliner sekitar Stasiun MRT Blok M-BCA
Peta kuliner sekitar Stasiun MRT Blok M-BCA

Terjawab sudah rasa penasaran kami pada Blok M, yang disebut-sebut salah satu surganya kuliner Ibu Kota. Belum lama ini, Smart-Money.co dan tim memang sengaja mampir ke kawasan yang katanya Little Tokyo itu.

Sambil berkeliling naik MRT, kami turun di Stasiun Blok M-BCA. Ini dia moda transportasi yang pas banget untuk anak muda. Cepat, bersih, dan tentu saja simpel lantaran pembayarannya menggunakan uang elektronik seperti Flazz BCA.

Setelah keluar dari stasiun, kami pun mulai menelusuri jalan pedestrian yang konon jadi salah satu yang terbaik di Jakarta. Ya, blok M memang menjadi percontohan untuk pedestrian ibu kota. Untuk itu kamu harus ke sana.

Tapi bukan karena itu saja. Sebab ada satu lagi alasan paling kuat yang membuat kamu harus mampir ke Blok M. Apalagi kalau bukan kuliner.

Wah bicara soal kuliner di Blok M, ini sih sama saja bicara tesis yang tak kunjung selesai. Sejak zaman kamera hitam putih, kawasan ini sudah dicap sebagai surganya kuliner. Yang menarik, ada dua pembagian kuliner di Blok M, yakni siang dan malam.

Singkatnya, ada panganan yang hanya buka di siang hari, ada juga yang hanya buka di malam hari. Namun ada juga yang buka sepanjang hari.

Nah, kalau kamu mengaku pecinta kuliner tapi belum pernah ke sini, duh lebih baik jangan sampai orang tahu deh. Sebab, bukan pecinta kuliner namanya kalau belum pernah mencoba enaknya Gultik alias Gulai Tikungan, Soto Kaki H. Agus, Bakime John, Bubur Barito, atau Dapur Mamih Sateku. Ada juga yang kekinian dan ingin nongkrong di M-Bloc serta Filosofi Kopi.

Yang bernuansa Jepang juga ada. Ingat kan Blok M ini sempat dijuluki Little Tokyo? Nah, kamu harus coba nih Daitokyo Sakaba. Mantap deh.

Kalau sudah begini, masih pikir dua kali? Langsung ambil Flazz BCA kamu, naik MRT, lalu turun di Stasiun Blok M-BCA. Ajak teman-temanmu ya.