Tips Keuangan Saat Berbagi Tempat Tinggal dengan Teman

Ilustrasi
Ilustrasi

Berbagi tempat tinggal, baik di apartemen maupun rumah kontrakan sebenarnya sah-sah saja. Selama kamu yakin teman kamu bisa dipercaya maka tidak masalah. Tapi pastikan juga untuk memiliki cadangan dana. Kenapa demikian? Kita bahas yuk.

Generasi muda saat ini adalah generasi penyewa, dan transisi menjadi pemilik rumah masih belum terjadi secara massal.

Sisi positifnya, sebagai penyewa kamu tak perlu memusingkan cicilan KPR. Menyewa rumah atau apartemen merupakan pilihan gaya hidup yang lebih fleksibel karena kamu tak perlu melibatkan perasaan. Selain itu, kamu juga bisa menghindari pajak properti.

Sisi negatifnya, jika kamu menyewa bersama teman atau kenalanmu, kamu butuh rasa yakin yang besar bahwa orang itu akan memiliki tanggung jawab sebesar tanggung jawabmu. Jika tidak, kamu akan menderita karena harus membayar tagihan yang ada. Untuk itu, kamu bisa mengatasinya dengan beberapa cara.

Pertama, pilih teman terlebih dahulu, baru lokasi. Memilih teman yang tepat bisa membantu membuat mentalmu sehat. Selain itu, memiliki teman serumah yang sadar atas tanggung jawab bersama akan sangat membantu.

Kedua, usahakan uang sewa apartemen atau rumah tidak lebih dari 30% pendapatanmu. Hal ini demi kesehatan keuanganmu. Jika kamu tidak bisa membuatnya di bawah 30%, maka sementara pindahlah dengan orangtuamu hingga dapat tempat baru.

Jadi, pintar-pintarlah mencari teman untuk dijadikan teman menyewa rumah atau aparttemen. Karena ini dapat mempengaruhi kesehatan keuanganmu.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.