Tips Pilih Hewan Kurban yang Benar

Ilustrasi
Ilustrasi

Hari Raya Idul Adha sudah kian dekat. Sejumlah umat Islam pun bersiap untuk berkurban. Momen ini juga dimanfaatkan para pedagang sapi dan kambing musiman yang mulai menggelar lapaknya di sejumlah daerah.

Untuk kamu yang ingin datang memilih hewan kurban, jangan lupakan protokol COVID-19 ya. Jaga jarak dengan pedagang dan pengunjung lain. Gunakan masker dan bawalah hand sanitizer.

Satu lagi, minimal kamu juga harus tahu cara memilih hewan kurban yang baik dan sehat. Jadi kamu juga tidak menghabiskan waktu lama di tempat penjualan kurban. Penasaran apa saja? Simak yuk.

1. Periksa Teliti dan Pastikan Hewan Kurban Tidak Cacat

Ada beberapa cara memastikan hewan tidak cacat sehingga layak kurban. Salah satunya dengan mengecek apakah daun telinganya utuh, tanduk tidak patah, dan kaki tidak pancang.

Selain itu, periksa juga bagian testisnya, apakah masih utuh atau tidak. Kemudian cek bagian matanya, jangan sampai pilih yang mengalami kebutaan.

2. Tanyakan Umur Hewan Kurban

Kalau untuk sapi dan kerbau, minimal harus berusia dua tahun dulu. Sedangkan kalau kambing atau domba setidaknya harus di atas satu tahun. Cara mengeceknya kamu bisa lihat apakah sepasang gigi tetap di rahangnya ada yang tumbuh atau tidak.

3. Jangan Pilih yang Berdarah

Pastikan tidak ada cairan atau darah keluar dari mata, hidung, teling, mulut, dan anus. Soalnya hewan kurban yang mengeluarkan cairan bisa jadi terindikasi penyakit. Enggak mungkin kan kita berkurban hewan sakit?

4. Pilih yang Tubuhnya Ideal

Cara pilih yang ideal itu bisa dengan melihat tulang punggungnya. Kalau relatif rata, tanduknya seimbang, keempat kakinya simetris, itu bagus.

5. Pilih yang Enggak Mager

Hewan kurban yang kurang sehat biasanya cenderung “mager”. Sebaliknya hewan yang matanya seakan bersinar, bulu tidak kusam, pergerakannya lincah, itu baru hewan kurban yang baik.

Bagaimana, sudah siap berkurban?

Rencanakan Kurban Tahun Depan

Namun jika memang tahun ini belum ada rezeki lebih untuk berkurban, tak perlu dipaksakan. Kamu bisa merencanakan berkurban untuk tahun depan.

Caranya, ikut saja Tahapan Berjangka di BCA. Kenapa BCA? Soalnya suku bunganya lebih tinggi dari tabungan biasa. Sistemnya juga autodebet sehingga bisa terhindar dari godaan terpakai untuk keperluan yang tidak penting.

Iurannya bisa dimulai dari Rp500 ribu saja. Kamu pun bisa menambahnya saat ada uang lebih kapan pun. Enaknya lagi, kamu bisa kontrol dengan ponsel via KlikBCA.

Penasaran dengan Tahapan Berjangka? Kepoin dan simulasi langsung rencana kamu di sini.