Trik Untuk Mengubah Kebiasaan Buruk

Mengubah Kebiasaan
Mengubah Kebiasaan

Mengerjakan rutinitas yang sama dan berulang setiap hari barangkali menjemukan. Hal ini seringkali membuatmu merasa diam di tempat (stuck) dan membutuhkan waktu lebih untuk diri sendiri. Apakah kamu sedang berada di posisi tersebut?

Penulis The Power of Habit, Charles Duhigg menyebutkan beberapa tips yang bisa mulai kamu terapkan bila sedang berada pada posisi stuck dikutip Lifehack.

Mulai dengan Kesadaran

Menjalani hari yang panjang dan padat tanpa perlu lagi berpikir tidak dapat dipungkiri bisa membuatmu bekerja layaknya 'robot'. Karena itu, kamu perlu meluangkan sedikit waktu untuk menulis semua agenda kegiatanmu beserta targetnya. Tuliskan juga kapan waktu harus melakukan hal tersebut.

Ketika kamu sudah menulis dan menjadwalkan kegiatan tersebut, menurut Duhigg, kamu akan lebih memahami makna kegiatan yang kamu jalani. Kamu juga akan paham bahwa kebiasaan-kebiasaan tersebut yang akan membawamu pada target hidupmu yang lebih besar ke depan.

Berhenti Mengatakan YA kepada Segalanya

Menjawab "ya" untuk semua permintaan yang datang membuatmu menjadi terbebani. Pada akhirnya, kamu akan merasa bersalah bila menolak permintaan seseorang.

"Lain kali ketika seseorang menanyakan sesuatu kepadamu, tunggu satu menit. Pikirkanlah masak-masak sebelum kamu memberikan respons," kata Duhigg.

Menentukan Skala Prioritas

Ketika memperhatikan apa yang penting untukmu, kamu harus mempertimbangkan pekerjaan, keluarga dan kesehatan. Pikirkan apakah hal tesebut penting untuk ketiga hal tersebut? Apakah hal tersebut juga sesuai dengan karakter kepribadian dan tentunya prioritasmu?

Semua orang sibuk. Namun, kamu harus memperhatikan relevansi kegiatan yang perlu dilakukan dengan tujuan jangka panjang. Rancang hal-hal yang penting bagimu sehingga akan lebih mudah menyusun prioritas.

Membuat Sebuah Sistem Produktivitas

Apakah yang dimaksud dengan sistem produktivitas? Sistem produktivitas setidaknya mencakup beberapa hal, yakni: mengerjakan sesuatu yang berkaitan dengan tujuan, tahu apa yang kamu kerjakan, dan kamu tahu bahwa kamu akan mengerjakan hal tersebut.

Setiap orang memiliki sistem yang berbeda. Karena itu, agar lebih memudahkannya, tuliskan hal tersebut pada kertas yang cantik atau ponselmu. "Tidak penting bagaimana melakukannya tetapi yang penting kamu memiliki kendali atas kegiatan tersebut," tambah dia.

Buat Rencana Jika Melakukan Kesalahan

Psikolog Peter Gollwitzer menyarankanmu untuk membuat konsep "if-then-planning." Rencana kegagalan akan memberikan lebih banyak dampak baik untuk semakin dekat dengan kesuksesan.

"Tanpa mempersiapkan rencana cadangan, kamu akan lebih susah dalam mengubah kebiasaanmu," pungkasnya.