Tuh Kan, Telegram Banjir Pengguna Baru Gara-gara WhatsApp

Aplikasi Telegram juga banjir pengguna baru karena kebijakan WhatsApp
Aplikasi Telegram juga banjir pengguna baru karena kebijakan WhatsApp

Buntut blunder kebijakan yang dilakukan WhatsApp ternyata jadi berkah tersendiri buat Telegram. Aplikasi dari Rusia ini dapat pengguna baru hingga 25 juta orang dalam waktu 3 hari!

Seperti diketahui, WhatsApp membuat kebijakan akan berbagi data dengan Facebook. Spontan saja banyak orang bertanya sejauh mana data yang akan dibagikan. Apakah menyangkut privasi atau tidak.

Namun beberapa orang ogah menunggu klarifikasi. Mereka langsung tegas meninggalkan WhatsApp dan beralih menggunakan aplikasi chatting lain, seperti Signal atau Telegram.

Nah, seiring perpindahan tersebut, WhatsApp merespons. Mereka mengklarifikasi dan mengaku bahwa teknologinya tidak dapat membaca pesan pengguna di obrolan individu atau grup.

WhatsApp pun menyayangkan adanya berita miring yang mengatakan bahwa mereka dapat memantau dengan siapa pengguna mengobrol dan berkirim foto atau video. Mereka juga bilang kalau tidak memantau log panggilan pengguna.

Lantas data-data apa saja yang bakal dibagikan ke Facebook? Benarkah kalau kita tidak setuju sama kebijakan tersebut maka tidak bisa menggunakan WhatsApp lagi selamanya?

Temukan semua jawabannya di:

Ini Data-data yang Akan Dibagikan WhatsApp ke Facebook

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.