Cara Berpikir Miliarder Dermawan

Ilustrasi Filantropi
Ilustrasi Filantropi

Apa motivasimu untuk menjadi kaya? Uang? Tahukah kamu kalau sejumlah orang kaya ternyata tidak menaruh uang sebagai motivasi. Wah, kok bisa ya?

Setidaknya hal inilah yang ada di benak Richard Branson. Miliarder yang juga pendiri dari Virgin Group ini punya pemikiran lain soal motivasi bisnis. Meski memiliki kekayaan lebih dari Rp58 triliun, ia mengawali mimpinya dengan niat memberikan perubahan besar dalam hidup banyak orang.

Begitulah Branson. Dilansir dari CNBC, ia memang sudah dikenal sebagai pengusaha yang akrab dengan tantangan. Dia memiliki kepedulian pada pelestarian lingkungan, seperti pengembangan energi ramah lingkungan.

Bahkan ia menyumbangkan keuntungan dari beberapa kepemilikan usahanya, termasuk di bidang transportasi yang menghasilkan sekitar US$3 miliar atau Rp27 triliun.

Yayasannya, Virgin Unite, pun telah menawarkan hadiah US$25 juta untuk setiap solusi praktis guna membersihkan atmosfer. Dia juga mendorong agar individu dan organisasi turut mengembangkan solusi untuk memerangi pemanasan global.

Branson memulai mendirikan perusahaan ini dengan mail-order pada 1970. Dari situlah cikal bakal Virgin Records lahir. Kemudian pada 1922, Virgin Records yang menjadi bisnis pertama dalam payung Virgin Group telah bernilai hampir USD1 miliar.

Saat ini, Virgin Group telah memiliki saham di lebih dari 60 bisnis yang melayani 53 juta pelanggan di seluruh dunia dan termasuk 69 ribu karyawan.

Branson selalu memantau perusahaannya dan menekankan agar bisnis yang ia lakukan selalu menjadi perubahan yang baik bagi dunia.

Dari Branson, lahirlah dermawan-dermawan kaya lainnya. Sebut saja seperti Elon Musk bos Tesla dan Space X. Dari sumber yang sama, Musk mengaku termotivasi untuk sukses karena ingin menyelesaikan masalah global yang terjadi.

Hal ini pernah ia tuangkan dalam sebuah cuitan di Twitter. Musk mengatakan Tesla hadir untuk membantu mengurangi risiko bencana perubahan iklim yang akan mempengaruhi orang-orang di Bumi.

Dilansir dari Forbes, kekayaan Musk sudah mencapai USD18,5 miliar. Katanya, setengah dari uangnya akan digunakan untuk membantu membangun kota mandiri di Mars, demi memastikan kelanjutan kehidupan manusia seandainya nanti Bumi dihantam meteor yang begitu besar.