Intip Cara Valentino Rossi Pindah Kuadran Jadi Pebisnis Sukses

Valentino Rossi
Valentino Rossi

Pecinta balap motor paling bergengsi di dunia, MotoGP, pasti sudah tak asing dengan Valentino Rossi. Pebalap Italia berusia 40 tahun ini bisa dikatakan sinonimnya MotoGP. Meski sudah enggak juara dunia sejak 2009, nama Rossi masih jadi magnet MotoGP.

Valentino Rossi memang dikenal sebagai seorang legenda di dunia balap. Ia sudah 9 kali juara dunia di segala kelas: 1 (125cc), 1 (250cc), dan 7 (MotoGP).

Selain pebalap beken, Rossi juga dikenal sebagai seorang entertain. Selebrasi kemenangan Rossi selalu unik, mulai dari selebrasi ditilang polisi hingga selebrasi mampir toilet di sirkuit. Aksi-aksi ini membuat tontonan MotoGP jadi semenarik sekarang. Tanpa Rossi, MotoGP bakal gitu-gitu saja.

Ada sisi menarik dari pebalap yang identik dengan warna kuning dan nomor 46 ini. Rossi melakukan pindah kuadran di saat kariernya masih di puncak.

Istilah pindah kuadran ini diperkenalkan oleh Robert T. Kiyosaki di buku Rich Dad Poor Dad. Istilah ini merujuk perpindahan dari seorang karyawan menjadi seorang entrepreneur.

Kembali ke Rossi. Alih-alih menghamburkan uang, Rossi memilih mendirikan bisnis. Rossi bisa melihat peluang bisnis di industri balap motor. Bisnis pertama yang ia dirikan bergerak di bidang merchandise balap, yakni VR46 Racing Apparel, pada 2012.

Hanya tujuh tahun, perusahaan yang berbasis di kampung halaman Rossi, Tavullia, Italia, ini sudah menjadi perusahaan global. Awal didirikan, penghasilan VR46 Racing Apparel hanya Rp129 miliar. Saat ini, penghasilannya mencapai Rp337 miliar. Kini, perusahaan dari kota kecil di Italia sudah mempunyai toko di 50 negara.

Perusahaan merchandise Rossi itu juga menjadi perusahaan pemegang merchandise resmi berapa pebalap beken lain, seperti Dani Pedrosa, Cal Crutchlow, Pol Espagaro, Jack Miller, Scott Redding, Maverick Vinales, dan legenda Kevin Schwantz. Merchandise Marc Marquez pun sempat dikelola Rossi sebelum hubungan Rossi-Marquez retak gara-gara insiden Sepang 2015.

Jiwa entrepreneur Rossi tidak berhenti di situ. Sukses dengan VR46 Racing Apparel, Rossi mendirikan VR46 Academy yang bergerak di sekolah balap pada 2013. VR46 Academy mendidik pebalap-pebalap muda Italia untuk berlaga di MotoGP.

Setahun kemudian, Rossi membangun VR46 Team Racing, tim balap yang berlaga di kelas Moto3 dan Moto2. Tim ini digunakan Rossi sebagai pijakan bagi pebalap lulusan VR46 Academy berlaga di pentas dunia. Lewat VR46 Academy dan VR46 Team Racing, Rossi berhasil mencetak juara dunia Moto2, seperti Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia.

Lewat tiga unit bisnis ini plus kontrak dengan Yamaha dan sponsor, pendapatan bersih Rossi per 2017 mencapai US$135 juta. Selain penghasilan, Rossi juga mampu meningkatkan perekonomian kampung halamannya di Tavullia dan mencetak pebalap Italia masa depan. Luar biasa bukan?

Kamu bisa ikuti cara pindah kuadran Vale dari seorang karyawan menjadi entrepreneur. Rossi tidak menghamburkan penghasilannya dan memilih memulai bisnis saat kariernya di puncak.

Yuk, mulai ciptakan peluang usaha saat kamu berada di puncak karier seperti Rossi. Jangan menunggu usia tua untuk pindah kuadran. Kamu bisa klik tautan ini bila butuh modal usaha. BCA memberikan fasilitas menarik untuk mendukung usaha yang kamu bangun.