Kampus Kehidupan, Mesin Jahit dan Anne Avantie (2)

Kampus Kehidupan, Mesin Jahit dan Anne Avantie (2)
Kampus Kehidupan, Mesin Jahit dan Anne Avantie (2)

Karya Anne pun mulai dikenal banyak orang dan kerap masuk media massa. Sayangnya, kondisi tersebut berlawanan dengan kondisi yang Anne yang sebenarnya. "Meski karya saya banyak dikenal orang, namun saya tetap harus berjuang untuk bertahan hidup," katanya.

Hingga, suatu hari Anne akhirnya mengiyakan ajakan Femina Group untuk mengikuti kompetisi merancang kebaya. Grup ini sudah tiga kali mengajak Anne namun baru pada ajakan ketiga, Anne mau mengikutinya.

"Di ajang ini, kebaya yang saya ikutkan adalah kebaya salah potong. Anehnya, rancangan ini malah membawa saya menjadi pemenang. Dari sini, orang jadi mengenal kebaya dan sejak itu juga, banyak orang yang terus menunggu hasil rancangan baru saya," katanya.

Sebenarnya, Anne pernah mencoba merancang jenis pakaian lain, seperti baju pengantin, pakaian resmi dan lainnya. "Kebaya waktu itu menjadi upaya terakhir saya untuk berjuang keluar dari keterpurukan dan ternyata sukses (setelah menang kompetisi di Femina Group pada 1998)," kenangnya.

Hingga kini, sebagian besar pasar kebaya sudah dikuasai Anne. "Saya memang bukan pencipta kebaya, namun mayoritas pasar kebaya saya yang kuasai saat ini," katanya.

Untuk urusan menjalankan bisnis, kini Anne mengandalkan profesional yang ada disekitarnya. Anne mengaku memang tak paham ilmunya, namun Anne selalu bisa mempekerjakan orang lain yang memang ahli dalam bidang yang tak dikuasainya.

"Jadi, saya bayar saja profesional di sekitar saya yang memang pintar dalam bidang itu," katanya.

Menariknya, Anne hingga kini masih kerap menerima tamu sendiri dan melayani pembeli yang datang ke butiknya. Tak heran bila merek kebaya Anne Avantie bisa dicintai mulai dari tukang sapu hingga kalangan kelas atas.

Tak hanya itu, kebaya rancangan Anne juga sudah 14 tahun terakhir dipakai oleh para Miss Universe. "Namun, kesuksesan bagi saya adalah, kondisi ketika hubungan antara Tuhan dan sesama berada pada titik seimbang, yakni titik tengah pertemuan antara garis horizontal dan vertikal," pungkasnya.