Kekayaan Jorge Lorenzo Setelah Resmi Pensiun dari MotoGP

Jorge Lorenzo
Jorge Lorenzo

Pembalap motor asal Spanyol, Jorge Lorenzo akhirnya resmi pensiun dari MotoGP. Pembalap Repsol Honda berusia 32 tahun ini dilaporkan mempunyai kekayaan bersih sebesar US$13 juta alias sekitar Rp183 miliar (2015).

Sementara sumber lain di Celebrity Net Worth mengungkapkan kalau kekayaan Lorenzo di 2019 sudah mencapai US$20 juta alias Rp280 miliar.

Setiap tahunnya, Lorenzo mendapat gaji sekitar Rp84,5 miliar (2015). Ini belum termasuk pemasukan dari sponsor yang sebesar Rp14 miliar.

Pernah terpikir enggak sih kalau di saldo kamu ada kekayaan sebesar Lorenzo? Hehehe...

Daripada pusing membayangkan angkanya, lebih baik kita berdiri dan memberikan tepuk tangan untuk juara dunia tiga kali ini. Sebab ada banyak hal yang bisa dijadikan inspirasi hidup buat kita, lho.

Kekayaan Lorenzo ini tidak didapatkan dalam semalam. Ia juga tidak bersantai-santai di usia mudanya.

Malahan dilansir dari therichest, Lorenzo ini sudah mulai “punya penghasilan” sejak usia 8 tahun. Tepatnya pada 1995, ia memenangkan gelar pertamanya di Balearic.

Lalu di tahun berikutnya, Lorenzo menaklukkan gelar minicross, trial, minimoto, dan junior motocross. Sampai di usia 14 tahun, Lorenzo didapuk sebagai pembalap termuda yang memenangkan 125cc Eropa.

Di balapan motor 125cc sendiri, Lorenzo memulai debutnya pada 2002, tepatnya Grand Prix Spanyol. Atas prestasinya dengan cepat ia langsung naik peringkat dan mendominasi Kejuaraan Dunia 250 cc pada 2007. Setahun kemudian, ia resmi bergabung dengan Fiat Yahama dan balapan di MotoGP.

Di tahun itulah pembalap yang lahir 4 Mei 1987 di Spanyol ini mendapat penghargaan Rookie of the Year dan melanjutkan kiprahnya dengan menyabet tiga gelar juara dunia. Tak ingin berlama-lama di zona nyaman, Lorenzo memberanikan diri pindah ke Ducati, sebelum akhirnya berlabuh di Honda dan mengakhiri kariernya.

Hmm... sebuah perjalanan yang mengesankan ya? Lorenzo memang dikenal sebagai sosok perfeksionis. Ia pernah mengaku sampai menangis setiap kali dirinya tidak menang.

Dilansir dari laman resmi MotoGP, Lorenzo pensiun pun karena merasa performanya sudah jauh menurun dan tidak bisa lagi mengejar kompetitornya. Menurutnya, keputusan ini sudah yang paling bijaksana.