Pernah Jadi Tunawisma, Cara Bangkit Billionaire Ini Layak Kamu Tiru

John Paul DeJoria, sangat menyukai binatang.
John Paul DeJoria, sangat menyukai binatang.

Kisah bangkit dari kegagalan bukan hanya ada di dunia fiksi dan dongeng belaka. Di dunia nyata, kisah-kisah seperti ini ada dan benar-benar terjadi.

Contohnya saja kisah dari John Paul DeJoria. DeJoria merupakan co-founder perusahaan perawatan rambut, John Paul Mitchell System. Berdasarkan Forbes, saat ini kekayaan pria berumur 73 tahun tersebut mencapai US$3,1 miliar.

Itu sekarang. Dulu, perjalanan DeJoria enggak mulus-mulus amat. Awalnya ia cuma seorang homeless alias tunawisma. Ia tak punya rumah untuk ditinggali.

Pada 1980, DeJoria bertemu dengan Paul Mitchell. Mereka pun berpartner menjual sampo dari pintu ke pintu. Lama kelamaan, mereka berdua kepikiran untuk membuat merek sampo sendiri.

Modal mereka dulu cuma US$700. Setelah melewati bermacam pertimbangan, dipilihlah nama John Paul Mitchell System untuk menjadi brand samponya.

Di tengah perjalanan, Paul Mitchell meninggal dunia. DeJoria pun mengambil alih perusahaan. Kini, pendapatan tahunan John Paul Mitchell System mencapai US$1 miliar.

Terhitung 30 tahun sudah ia berupaya bangkit dari kegagalan. Yang tadinya tak punya rumah, kini ia bisa menghidupi banyak orang di perusahaannya. Kisahnya pun kerap menjadi inspirasi bagi para pebisnis.

Nah, untuk bisa bangkit dari kegagalan, DeJoria menerapkan tiga aturan. Prinsip dasar ini ia pakai sebagai motivasi untuk bisa berbuat lebih baik.

Lalu apa saja sih tiga aturan yang bisa kita pakai untuk bangkit dari kegagalan? Yuk simak.

Selalu siap dengan penolakan

Dalam perjalanan hidup, kamu mungkin akan bertemu dengan penolakan-penolakan. Nah, untuk bisa sukses, kata DeJoria, kamu harus terus optimistis dan percaya diri. Kamu harus siap dengan penolakan-penolakan itu.

Cara menyiapkan mental ini dengan menganggap “pintu berapa pun yang akan diketuk” seperti “pintu pertama yang diketuk”. Dengan begitu, meski kamu ditolak di pintu ke-59, kamu tidak akan down. Kamu pun bisa lebih cepat bangkit. Siapa tahu pintu ke-60 merupakan pintu kesuksesanmu nanti.

Pastikan produk atau jasa yang kamu tawarkan merupakan yang terbaik

Untuk bisa sukses di dunia bisnis, kamu harus memastikan bahwa produk atau jasa yang kamu tawarkan merupakan yang terbaik. Caranya, dengan menanamkan dalam hati bahwa kamu bukan hanya ingin menjadi bagian dari pasar, melainkan kamu ingin mengubah pasar. Lalu, terus bekerja keras mengembangkan produk atau jasa berkelas dunia seperti keinginan konsumen. Dengan mentalitas seperti ini, kamu bisa cepat bangkit dan sukses.

Berbuat baik untuk dirimu—dan juga perusahaanmu

Saat bisnis mulai sukses, jangan lupa untuk berbuat baik. Berbuat baik ini bukan hanya untuk dirimu, melainkan juga untuk perusahaan.

Kamu bisa memulai dengan aksi sosial yang dilakukan perusahaanmu. “Dengan membantu sesama, secara bersamaan kamu juga membuat konsumen dan para pekerja loyal dengan bisnis yang kamu buat,” ujar DeJoria, seperti dikutip dari CNBC.

Apalagi, saat ini konsumen ingin terlibat untuk membantu sesama, menyelamatkan Bumi, dan membuat perbedaan. Lewat aksi sosial ini, produk atau jasa dari perusahaanmu akan punya nilai tambah dibandingkan dari perusahaan lain.

Bagaimana? Siap mengikuti aturan dari DeJoria?

Namun ada kalanya untuk bangkit memang membutuhkan suntikan dana. Tenang, kamu bisa mengatasinya dengan personal loan dan kredit modal kerja.

Apa itu personal loan? Dan apa itu kredit modal kerja? Klik tautannya ya.