'Smurf' Membuat Brodo Belajar Pentingnya Tingkat Layanan di Bisnis

BCA Young Community
BCA Young Community

Ada banyak cara untuk mendapatkan hati para konsumen. Ada yang menggunakan produk inovatif yang menarik, kemasan, materi komunikasi dan lain sebagainya. Namun, dalam kasus Brodo, produsen sepatu ini belajar dari salah satu konsumennya, 'Smurf'.

Pendiri Brodo Muhammad Yukka Harlanda mengakui bahwa ia harus melewati banyak pengorbanan hingga merek yang ia miliki bisa mapan dan dikenal banyak orang serta menjadi preferensi konsumen dalam memilih sepatu.

"Cara memenangkan hati konsumen adalah melalui tingkat pelayanan yang tinggi. Pelajaran ini saya dapat dari Smurf yang merupakan salah satu konsumen Brodo," kata Yukka di BCA Young Community Gathering belum lama ini.

Yukka bercerita, konsumen Smurf ini adalah salah satu konsumen di masa awal Brodo berdiri. Saat itu, Brodo berjualan sepatu secara daring (online) di media sosial Facebook dan BBM.

Di suatu Jumat, ada konsumen menghubungi dan ingin membeli sepatu Brodo berwarna biru agar sesuai dengan kostum pranikah yang juga berwarna biru. "Saat itu, dia bilang agar sepatunya bisa sampai di sore pada hari yang sama," kata Yukka.

Padahal, lanjutnya, bila dihitung, paling cepat barang baru bisa sampai pada Senin. Namun, karena konsumen ini bercerita bahwa sepatu ini penting baginya karena akan dipakai untuk foto pranikah, Yukka pun akhirnya berkorban untuk memenuhinya.

"Konsumen ini bilang bila sepatu tidak sampai Jumat itu juga, pernikahannya seolah bisa batal. Akhirnya, kita berkorban. Kita kirim menggunakan travel dan bantuan salah satu CS kita yang tinggal di Jakarta. Biaya kirimnya saja mencapai Rp250 ribu, padahal harga sepatu hanya Rp300 ribu. Kita boncos (rugi), namun tidak apa, hitung-hitung membantu," kenangnya.

Tepat tiga tahun kemudian, di hari Jumat yang sama, Yukka dan timnya teringat pada konsumen yang kemudian ia juluki Smurf karena kostum biru untuk pranikahnya itu.

"Ternyata, dalam tiga tahun itu, dia sudah membeli 13 sepatu kita. Padahal dalam setahun, kita tidak banyak mengeluarkan model baru. Artinya, dia selalu membeli tiap model yang kita keluarkan," katanya.

Dari sini, kata Yukka, kita tahu cara untuk memenangkan hati konsumen. "Kita menangkan hati konsumen dengan menjaga tingkat pelayanan yang tinggi," pungkasnya.

MORE FROM MY SITE