Warren Buffet Saja Baru Benar-benar Kaya Saat Umur 52 Tahun

Warren Buffet
Warren Buffet

Jalan menuju kaya masing-masing orang memang berbeda. Ada yang instan, ada pula yang benar-benar merintis dari nol.

Bahkan ada juga yang terseok-seok dulu baru bisa bangkit dan terbang. Intinya, bagaimanapun jalannya, sukses adalah tujuan semua orang.

Seperti dilansir dari Inc.com. sukses itu membutuhkan proses yang panjang, perjuangan yang tak mengenal menyerah, dan kesabaran yang tak mengenal waktu.

Sukses juga tidak mengenal kata terlambat. Dia benar-benar akan datang kalau memang semuanya sudah dipersiapkan dengan matang. Jadi tidak ada istilah terlalu tua atau terlalu muda untuk sukses.

Contohlah Warren Buffet. Sosok yang dikenal sebagai salah satu investor terkaya di dunia ini juga tidak langsung kaya begitu saja.

Saat ini, harta Buffett boleh mencapai USD90,5 miliar atau Rp1.340,3 triliun. Namun Penyihir dari Omaha ini juga melalui perjalanan panjang kok. Bahkan 99,7 persen kekayaannya baru muncul setelah usianya beranjak ke-52.

Ya, jika ada yang tanya apa resep sukses dari sabar, Buffet sepertinya jadi jawabannya. Ia mulai membangun kekayaannya secara perlahan selama bertahun-tahun sejak usianya masih sangat muda.

Mengutip Entrepreneur.com, Buffet sudah mulai membeli saham sejak usianya baru 11 tahun. Meski sempat bekerja sebagai loper koran dan bisnis pinball, ia bisa menyimpan semua pendapatannya dan berinvestasi dengan membeli peternakan seluas 40 acre atau sekitar 161 meter persegi di kota asalnya, Omaha.

Di Omaha juga ia bekerja dengan ayahnya sebagai pialang saham dan mendapatkan kekayaan bersih USD20 ribu di usia 21 tahun.

Kesabaran demi kesabaran di bidang saham terus menghasilkan. Hingga usia 26, kekayaan bersih Buffett sudah mencapai antara USD140 - 174 ribu.

Pada awal 1962, Buffett mengalokasikan hampir seluruh kekayaan bersihnya yang senilai USD450 ribu untuk kemitraan investasinya. Langkah ini terbukti merupakan strategi cerdas. Kemitraannya tumbuh menjadi USD17 juta, di mana sahamnya senilai USD1,8 juta.

Singkat cerita, pada usianya yang ke-43, harta pribadi Buffett mencapai USD 34 juta. Lalu pada 1972, ia membeli See’s Candies seharga USD25 juta, perusahaan yang menarik keuntungan sekitar USD2 miliar selama 50 tahun ke depannya.

Lalu di usia 40-an, ia mencatat sejarah ketika pertama kali mencapai kekayaan pribadi senilai USD100 juta. Semua itu ia capai pada 1978 pada usianya yang ke-48, seiring berkembangnya Berskhire Hathaway yang juga ia beli.

Selanjutnya sejak 1982, Forbes tak pernah tidak menyertakan Buffet masuk daftar orang terkaya. Sampai pada 1989, hartanya mencapai USD3,6 miliar. Puncaknya terjadi pada 1999 ketika harta Buffett mencapai USD36 miliar.

Bagaimana? Tertarik mengikuti jejaknya? Kalau penasaran dengan saham, coba klik tautan ini dan rajin-rajinlah menambah wawasanmu soal saham. Selanjutnya, tinggal berjuang dan sabar.