5 Tips Menjadi Pengguna Media Sosial yang Cerdas

5 Tips Menjadi Pengguna Media Sosial yang Cerdas
5 Tips Menjadi Pengguna Media Sosial yang Cerdas

Seiring penjualan ponsel pintar yang terus meningkat, penggunaan aplikasi media sosial pun terus meningkat. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki jumlah pengguna media sosial terbanyak di dunia.

Menurut CEO Twitter Dick Costolo, jumlah pengguna Twitter di Indonesia sudah mencapai 50 juta pengguna terhitung hingga Maret 2015.

Tingginya tingkat penggunaan media sosial di Indonesia juga dibarengi dengan tingkat kejahatan yang terjadi melalui media sosial, seperti penipuan, pemerasan, pencemaran nama baik, dan banyak lagi kejahatan lainnya.

Namun, kamu tak perlu khawatir karena Smart Money akan memberikan beberapa tips agar kamu bisa menjadi pengguna media sosial yang cerdas.

Jangan membagikan data pribadi di media sosial
Ini merupakan salah satu hal terpenting yang harus kamu ingat. Jangan pernah membagikan data pribadi seperti nomor ponsel, alamat lengkap, alamat email, nama ibu kandung dan data-data pribadi lainnya.

Peretas (hacker) bisa menggunakan data ini untuk menjebol akun-akun yang kamu miliki, parahnya data ini juga bisa digunakan untuk membobol kartu kredit.

Jika ada teman yang memang membutuhkan alamat email, alamat rumah atau nomor ponselmu, sebaiknya kamu memberikannya lewat jalur pribadi seperti Direct Messages pada Twitter atau lewat Inbox pada Facebook.

Atur tingkat privasi akun
Semua situs atau aplikasi jejaring sosial menyediakan pengaturan tingkat privasi bagi penggunanya. Kamu bisa meminimalisir risiko menjadi korban kejahatan di media sosial dengan pengaturan ini.

Kamu bisa mengatur siapa saja yang bisa melihat post yang kamu unggah, mengatur siapa saja yang bisa mengajukan pertemanan, mengatur siapa saja yang bisa melihat profil pribadimu, dan lainnya.

Banyak orang merasa pengaturan ini cukup merepotkan, namun ini merupakan salah satu cara efektif untuk menghindari serangan peretas atau orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Selektif memilih teman
Meski kamu baru mulai membuat akun di jejaring sosial dan menginginkan banyak teman, kamu tetap harus selektif memilih teman. Kirim undangan pertemanan pada orang yang memang kamu kenal saja.

Begitu juga sebaliknya, jika ada undangan pertemanan dari pihak yang tidak dikenal sebaiknya kamu lebih berhati-hati, karena bisa saja orang tersebut punya maksud tertentu. Telusuri lebih jauh latar belakang akun tersebut.

Manfaatkan fitur 'Block' dan 'Report as spam'
Jika kamu menemui akun yang mencurigakan atau mengganggu, kamu bisa segera memanfaatkan fitur 'Block' dan 'Report as spam' yang tersedia. Demikian, orang tersebut tak akan bisa lagi melihat profilmu, mengirim pesan, atau aktivitas lainnya yang berhubungan denganmu.

Selalu berpikir ulang sebelum mengunggah post

Mulutmu adalah harimaumu. Ungkapan ini juga berlaku di media sosial. Agar menjadi pengguna media sosial yang cerdas, pertimbangkan dampak dari post yang akan kamu unggah baik bagi dirimu atau orang lain.

Banyak kasus pencemaran nama baik berawal media sosial, kamu juga bisa mendapat ancaman akibat kata-katamu yang menyinggung pihak tertentu. Selain itu, jangan mengunggah post yang bisa memancing kejahatan, seperti menginformasikan bahwa rumahmu sedang kosong, atau foto-foto tak pantas.

Jadilah pengguna media sosial yang cerdas. Semoga bermanfaat.