Cara Mudah Membuat Tabungan Dana Darurat

Cara Mudah Membuat Tabungan Dana Darurat
Cara Mudah Membuat Tabungan Dana Darurat

Saat ini, orang sudah sangat akrab dengan transaksi menggunakan kartu kredit. Namun, hal ini belum berlaku untuk pembuatan dana darurat. Para ahli keuangan menyarankan untuk membuat dana simpanan yang jumlahnya, setidaknya, cukup untuk menutupi pengeluaran rumah tangga selama tiga hingga enam bulan ke depan.

Percayalah, kamu akan bersyukur melakukan hal ini. Untuk itu, kita akan bahas seberapa banyak uang yang harus kamu sisihkan, dan mulailah sekarang. Sekali lagi, kamu harus ingat bahwa momen sakit, kendaraan rusak, atap bocor dan sejenisnya bisa sangat mahal dan mendadak.

Setelah kamu paham perspektif ini, sekarang waktunya menabung. Cara mudah membangun dana darurat adalah dengan pendekatan serupa saat kamu ingin mencapai tujuan keuangan lain. Rencanakan dan lakukan. Langkah pertama, tentukan jumlah pengeluaran bulanan.

Kebanyakan, 65% dari gaji orang, habis untuk membayar biaya transportasi, rumah dan makanan. Setelah mengetahui jumlahnya, kalikan tiga. Ini akan menjadi target pertama. Misalnya, pengeluaran bulananmu mencapai Rp3 juta, agar aman, kamu perlu dana darurat Rp9 juta.

Angka ini tentu sangat besar dan banyak orang mengaku tak punya uang sebanyak itu. Namun, mulai sekarnag buatlah perencanaan harian supaya kamu bisa menyisihkan uang. Jika kamu punya dua nomor ponsel, matikan salah satunya. Kurangilah frekuensi makan di luar. Ubahlah ritual liburan dua pekan sekali menjadi sebulan sekali. Cara-cara ini akan memudahkanmu mencapai target.

Setelah terbiasa, perlakuakn dana darurat ini sebagai tagihan tetap yang harus dibayar bulanan. Dedikasikan sejumlah uangmu untuk 'membayarnya'. Saat dana darurat ini sudah tercapai, jaga baik-baik. Gunakan dana ini hanya di saat-saat darurat saja, bukan untuk belanja. Mulailah sekarang!