Mau Hemat Belanja? Tiru Cara Menawar Ala Emak-emak Ini

Ilustrasi
Ilustrasi

Proses tawar menawar saat berbelanja memang sudah jadi hal umum. Tak cuma di negeri sendiri, di negara lain pun negosiasi seperti ini sudah biasa. Kalau kamu bagaimana? Punya trik untuk menawar, tidak?

Di antara kebanyakan insan, kalangan emak-emak alias ibu-ibu dikenal sebagai yang paling jago dalam hal menawar. Jangan heran bila pedagang pun kadang akan kerepotan menghadapi konsumen yang satu ini. Sebab, cara menawar emak-emak bisa lebih "kejam" daripada lainnya, lho.

Nah, memang seperti apa saja sih trik menawar ala emak-emak? Lalu kenapa tidak kamu tiru saja? Siapa tahu kamu jadi bisa lebih hemat saat berbelanja.

Yuk simak bagaimana seorang emak-emak melancarkan trik menawar berikut ini.

1. Mengawalinya dengan Bercerita

Trik ini biasanya diterapkan emak-emak saat memilih barang. Mereka akan menghampiri pedagang dan mulai melakukan pendekatan persuasif dengan bercerita. Ceritanya sendiri bisa macam-macam, umumnya tentang pengalaman hidup.

Saat pedagang merespons, emak-emak akan bertanya balik ke pedagang. Tujuannya satu, mengincar keakraban sambil berharap bisa merayu pedagang menurunkan harga jualannya.

2. Tak Kenal Menyerah

Gigih. Satu kata yang cocok untuk emak-emak saat menawar barang. Meski pedagang sudah memelas pun, mereka tetap menawarnya. Semangat pantang menyerah inilah yang sepertinya perlu kamu tiru.

3. Menjanjikan Akan Jadi Pelanggan

Jurus ini juga sering dilakukan. Biasanya emak-emak menjanjikan ke pedagang akan menjadi pelanggannya bila mau menurunkan harga dagangannya. "Besok-besok beli lagi di sini, deh," begitu kira-kira.

4. Abaikan Rasa Tidak Tega

Menawar hingga setengah harga tentu terdengar tega. Namun begitulah ternyata cara kerja menawar ala emak-emak. Mereka akan memulainya dengan setengah harga, sambil berharap akan berakhir di penurunan 30 atau 40 persen. Kamu pernah mendengar kan semboyan belanja emak-emak: setengah harga atau saya pergi.

5. Membandingkan dengan Toko Sebelah

Dalam proses negosiasi, emak-emak cenderung menyebutkan harga di toko sebelah. Terlepas dari benar tidaknya, namun cara tersebut biasanya ampuh juga lho. Beberapa pedagang lantas tak ingin pelanggannya lari ke toko lain sehingga memenuhi keinginan sang penawar.

6. Akting

Emak-emak sepertinya memang dibekali bakat akting luar biasa. Mulai dari bersedih sampai ekspresi kesal sambil menilai pedagang mematok harga terlalu tinggi bisa ditunjukkan oleh emak-emak. Untuk hal ini, kamu harus belajar mengasah aktingmu ya.

Nah, itu tadi tips menawar ala emak-emak yang bisa kamu tiru. Siapa tahu kan belanjamu jadi lebih hemat bila bisa menerapkannya.