Tips Menentukan Jangka Waktu KPR

Tips Menentukan Jangka Waktu KPR
Tips Menentukan Jangka Waktu KPR

Jangka waktu cicilan atau biasa dikenal sebagai tenor merupakan kemampuanmu dalam membayar keseluruhan KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Jadi, jangan sampai salah pilih tenor untuk membayar KPR. Untuk itu, ada beberapa hal yang bisa kamu jadikan pertimbangan dalam menentukan tenor.

Pertama, lakukan perhitungan mendalam untuk mengetahui dan memastikan keadaan keuangan. Dari hitungan inilah nanti kamu bisa menentukan tenor untuk KPR yang akan kamu ambil, apakah 5, 10 atau 15 tahun.

Kedua, lakukan pula perhitungan risiko yang bisa muncul. Risiko tenor ini berupa kenaikan suku bunga pasaran. Suku bunga ini akan mempengaruhi suku bunga KPR yang nantinya berimbas pada tenor yang akan kamu ambil.

Ketiga, jangan lupakan kenaikan biaya hidup. Misalnya, ketika nanti anak sudah besar, yang tadinya masih SD akan masuk SMP atau SMA yang akan masuk perguruan tinggi. Hal semacam ini juga harus sudah diperhitungkan dan disiapkan agar lebih terencana. Jadi, jangan paksakan untuk mengambil tenor singkat jika nanti akan mengganggu hal-hal semacam ini.

Keempat, faktor pekerjaan juga akan mempengaruhi. Jika kamu sudah berstatus karyawan tetap di sebuah perusahaan, apakah swasta atau negeri, bank bisa menawarkan tenor hingga 20 tahun. Sedangkan untuk pengusaha dengan penghasilan tetap bisa diberikan tenor hingga 10 tahun.

Terakhir, jenis properti yang kamu ambil juga akan mempengaruhi. Jika kamu membeli rumah tapak, umumnya tenor yang diberikan hingga 20 tahun. Sedangkan untuk apartemen dan ruko/rukan, tenor yang diberikan adalah 15 tahun.

Intinya, jangan ragu-ragu untuk berkonsultasi dengan pihak pemberi KPR untuk membicarakan soal tenor.