6 Rekomendasi Saham Hari Ini: IHSG Pelemah 10 Oktober 2025

6 Rekomendasi Saham Hari Ini
6 Rekomendasi Saham Hari Ini

smart-money.co6 Rekomendasi Saham Hari Ini hadir di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 10 Oktober 2025, setelah mencetak rekor tertinggi 8.280,45 kemarin. Pembukaan hari ini IHSG di 8.259,075, turun 0,26% atau 21,38 poin, menurut data BEI pukul 09.00 WIB. Selain itu, pelemahan ini dipicu aksi ambil untung setelah rally, dengan volume transaksi Rp2,5 triliun. Oleh karena itu, artikel ini mengulas 6 Rekomendasi Saham Hari Ini, fokus pada saham blue chip stabil di tengah volatilitas.

Faktor Pelemahan IHSG 10 Oktober

Aksi Ambil Untung Pasca-Rekor

IHSG mencapai rekor 8.280,45 pada 9 Oktober 2025, naik 0,45%, tapi hari ini investor ambil untung. Selain itu, saham infrastruktur seperti PGEO dan TBIG turun 1-2%. Akibatnya, IHSG turun 0,26%. Dengan demikian, pelemahan ini sementara, tapi perlu waspada.

Sentimen Global dan Domestik

Suku bunga BI tetap 6%, tapi inflasi 2,65% YoY beri sinyal positif. Selain itu, ekspor nonmigas naik 6% YoY. Oleh karena itu, 6 Rekomendasi Saham Hari Ini pilih saham defensif untuk lindungi portofolio.

1. BBRI: Saham Bank Raksasa Stabil

Alasan Rekomendasi BBRI

Bank Rakyat Indonesia (BBRI) direkomendasikan beli di Rp5.000 dengan target Rp5.300, berkat kredit UMKM naik 8% YoY. Selain itu, dividen yield 6% menarik. Akibatnya, BBRI naik 0,5% hari ini. Dengan demikian, 6 Rekomendasi Saham Hari Ini masukkan BBRI untuk kestabilan.

Potensi Jangka Pendek

BBRI kuat di sektor perbankan, dengan ROE 20%. Selain itu, ekspansi digital tingkatkan nasabah 10 juta. Oleh karena itu, saham ini tahan volatilitas.

2. TLKM: Telekomunikasi Unggul

Mengapa Pilih TLKM

Telkom Indonesia (TLKM) beli di Rp3.000, target Rp3.200, didukung 5G rollout dan pendapatan data 15% YoY. Selain itu, saham ini naik 0,3% pagi ini. Akibatnya, TLKM jadi pilihan defensif. Dengan demikian, 6 Rekomendasi Saham Hari Ini sertakan TLKM untuk dividen stabil 4%.

Prospek 2025

TLKM ekspansi fiber optic ke 20 juta rumah. Selain itu, merger IndiHome tingkatkan efisiensi. Oleh karena itu, target harga Rp3.500 realistis.

3. ASII: Konsumer Tahan Krisis

Rekomendasi ASII

Astra International (ASII) beli di Rp5.500, target Rp6.000, dengan penjualan mobil naik 5% YoY. Selain itu, divisi finansial kuat. Akibatnya, ASII naik 0,4%. Dengan demikian, 6 Rekomendasi Saham Hari Ini pilih ASII untuk sektor konsumer.

Faktor Pendukung

ASII diversifikasi ke EV dan otomotif. Selain itu, margin laba 8%. Oleh karena itu, saham ini tahan resesi.

4. UNVR: Unilever Indonesia Tahan Inflasi

Alasan Beli UNVR

Unilever Indonesia (UNVR) beli di Rp3.200, target Rp3.500, didukung penjualan FMCG naik 7%. Selain itu, saham ini stabil di 0,2% hari ini. Akibatnya, UNVR lindung nilai inflasi. Dengan demikian, 6 Rekomendasi Saham Hari Ini sertakan UNVR untuk konsumer staples.

Pertumbuhan Jangka Panjang

UNVR ekspansi produk hijau. Selain itu, ekspor naik 10%. Oleh karena itu, ROE 25% menjanjikan.

5. ADRO: Energi Batubara Rebound

Potensi ADRO

Adaro Energy (ADRO) beli di Rp3.100, target Rp3.400, dengan harga batubara US$150/ton. Selain itu, saham naik 1%. Akibatnya, ADRO untung dari permintaan China. Dengan demikian, 6 Rekomendasi Saham Hari Ini masukkan ADRO untuk energi.

Faktor Harga Batubara

Permintaan EV batubara naik 5%. Selain itu, ADRO dividen 5%. Oleh karena itu, saham ini spekulatif tapi potensial.

6. EXCL: Telekom Lagi, Fokus Digital

Rekomendasi EXCL

XL Axiata (EXCL) beli di Rp2.200, target Rp2.500, dengan 5G subscriber 2 juta. Selain itu, saham naik 0,5%. Akibatnya, EXCL tawarkan value. Dengan demikian, 6 Rekomendasi Saham Hari Ini tutup dengan EXCL untuk pertumbuhan.

Ekspansi 5G

EXCL investasi Rp10 triliun untuk 5G. Selain itu, pendapatan data naik 12%. Oleh karena itu, target Rp2.800 pada 2026.

Penutup

6 Rekomendasi Saham Hari Ini untuk IHSG 10 Oktober 2025 pilih BBRI, TLKM, ASII, UNVR, ADRO, EXCL di tengah pelemahan 0,26%. Dengan sentimen positif domestik, saham ini stabil. Oleh karena itu, diversifikasi portofolio untuk untung. Dengan demikian, pantau IHSG untuk peluang!